Beranda » Sumber Produk » Pengguna Elektronik » Benchmark Exynos 2600 Menunjukkan Perlambatan CPU yang Tak Terduga

Benchmark Exynos 2600 Menunjukkan Perlambatan CPU yang Tak Terduga

Exynos 2600 terbaru dari Samsung seharusnya menandai kembalinya chip milik perusahaan itu sendiri. Namun, hasil benchmark terbaru menunjukkan kinerja prosesor tersebut tidak sebaik yang diharapkan banyak orang.

Daftar Geekbench terkini menunjukkan penurunan daya CPU, menimbulkan pertanyaan tentang apa yang sebenarnya terjadi saat chip tersebut semakin dekat dengan peluncurannya.

galaksi s26 exynos 2600

Exynos 2600 telah dikembangkan selama beberapa waktu, dan diperkirakan akan menjadi prosesor untuk seri Galaxy S26 mendatang. Hasil uji coba awal menunjukkan kinerja yang sangat baik, dengan hasil yang menunjukkan bahwa prosesor ini dapat menyamai atau bahkan mengungguli merek-merek besar seperti Qualcomm dan Apple.

Angka-angka awal tersebut membuat penggemar berpikir Samsung akhirnya siap untuk menutup kesenjangan kinerja untuk selamanya.

Skor Geekbench Exynos 2600 yang diperbarui (Sumber: Geekbench)

Hasil Geekbench Baru Menunjukkan Penurunan

Dalam pengujian terbarunya, Exynos 2600 mencetak skor 3,047 untuk single-core dan 10,025 untuk performa multi-core. Angka ini jelas menurun dibandingkan hasil benchmark bulan Agustus, di mana chip yang sama mencatat skor masing-masing 3,309 dan 11,256.

Sebagai perbandingan, Snapdragon 8 Elite dari Qualcomm, chip yang saat ini digunakan di ponsel seperti Galaxy S25 Ultra, masih unggul tipis dengan skor single-core 3,186. Performa multi-core-nya mencapai 10,042, membuatnya sedikit lebih unggul dari chip terbaru Samsung. Persaingannya memang ketat, tetapi hasil terbaru menempatkan Exynos tepat di belakangnya.

Exynos 2600 mengurangi kecepatan CPU (Sumber: Geekbench)

Kecepatan Jam Lebih Rendah di Balik Drop

Penyebab penurunan ini tampaknya adalah perubahan kecepatan clock. Daftar Geekbench terbaru menunjukkan chip tersebut berjalan pada frekuensi yang lebih rendah daripada sebelumnya. Inti performa utama, yang sebelumnya memiliki clock 3.80 GHz, kini mencapai puncaknya di 3.55 GHz. Inti pendukung juga telah dikurangi secara keseluruhan.

Samsung mungkin sedang bereksperimen dengan pengaturan daya baru untuk meningkatkan efisiensi chip, atau mungkin sedang mengatasi masalah panas yang memaksanya menurunkan kecepatan. Mengelola panas dan daya selalu sulit untuk chip ponsel kelas atas, jadi Samsung mungkin sedang menyempurnakan Exynos 2600 untuk menemukan keseimbangan yang tepat.

Skor Geekbench Samsung Galaxy S25 Ultra (Sumber: Geekbench)

Apa Artinya bagi Rilis Final

Meskipun angka-angkanya mungkin terlihat mengkhawatirkan, masih terlalu dini untuk menyimpulkan. Chip ini masih dalam tahap pengujian, dan versi finalnya dapat dengan mudah mendapatkan kembali performa yang hilang sebelum peluncuran. Samsung masih punya banyak waktu untuk mengoptimalkan kinerja sebelum meluncurkan Galaxy S26 tahun depan.

Untuk saat ini, Exynos 2600 masih dalam tahap pengembangan. Performanya menjanjikan, tetapi juga menyoroti tantangan dalam menjaga daya, efisiensi, dan panas tetap sinkron.

Sumber dari Gizchina

Penolakan: Informasi yang tercantum di atas disediakan oleh gizchina.com secara independen dari Alibaba.com. Alibaba.com tidak memberikan pernyataan dan jaminan apa pun mengenai kualitas dan keandalan penjual dan produk. Alibaba.com secara tegas melepaskan tanggung jawab apa pun atas pelanggaran hak cipta konten.

Gulir ke Atas